27 Agustus 2010, adalah tanggal keberangkatanku. Tinggal dua hari lagi. Semua keperluan sudah aku siapkan. Bahkan beberapa barang sudah aku masukkan ke dalam koper. Namun tidak bisa aku pungkiri, hatiku tidak pernah tenang. Setiap hari selalu merasa gelisah. Tidak jarang perasaan ragu menyergapku. Tapi semua sudah terlanjur sampai disini. Aku tidak mungkin membatalkannya. Selain tenaga yang terbuang juga dana yang aku keluarkan pun begitu besar. Mungkin ini hanyalah bisikan syetan yang tidak akan pernah rela seseorang menempuh jalan kebaikan. Mendekati hari keberangkatanku, kamu terlihat semakin lemas. Seperti kehilangan semangat hidup. Matamu selalu terlhat sembab karena terlalu banyak mengeluarkan air mata. Aku merasa, bahwa akulah penyebab ka...